proposal usaha dagang “mie bebek”

nama gambar

Disusun Oleh :

Tri Arvinta S.                                    B 100 090 xxx

Linda Prihastuti H.                      B 100 090 xxx

Amiruddin                                         B 100 090 xxx



BAB 1

PENDAHULUAN

A. Latar belakang
Pada saat ini banyak orang yang ingin membuat acara atau kegiatan secara simpel dan efisien. Contohnya dalam hal penyiapan makanan dan hidangan. Biasanya mereka lebih memilih untuk memesan makanan dari pada membuatnya sendiri dengan alasan pertimbangan waktu dan tenaga walaupun memang sedikit mahal.

Memulai usaha dalam bidang apapun, maka yang pertama kali harus diketahui adalah peluang pasar dan bagaimana menggaet order. Bagaimana peluang pasar yang hendak kita masuki dalam bisnis kita dan bagaimana cara memperoleh order tersebut. Yang kedua adalah kita harus mampu menganalisa keunggulan dan kelemahan pesaing kita dan sejauh mana kemampuan kita untuk bersaing dengan mereka baik dari sisi harga, pelayanan maupun kualitas. Yang ketiga adalah persiapkan mental dan keberanian memulai. Singkirkan hambatan psikologis rasa malu, takut gagal dan perang batin antara berkeinginan dan keraguan. Jangan lupa harus siap menghadapi resiko, dimana resiko, bisnis adalah untung atau rugi. Semakin besar untungnya maka resikonya pun semakin besar. Yang terpenting adalah berani mencoba dan memulai. Lebih baik mencoba tetapi gagal dari pada gagal mencoba.

Di Indonesia terutama di Kota Solo makanan ini seringkali terlihat bersaing dengan makanan lain seperti Bakso Sapi ataupun Capcay yang berjejeran dengan Mie Ayam, karena ketiga makanan ini merakyat dan murah,mungkin saja ketiga tiganya merupakan salah satu makanan terlaris di kota Solo.

Kami akan memulai usaha dengan membuka usaha “Mie Bebek”. Karena sudah terlalu banyak yang membuka usaha mie ayam, bakso, dan lain-lain. Maka dari itu kami membuka usaha mie bebek yang sekiranya akan menambah peluang konsumen atau pelanggan semakin banyak. Dalam peluang pasar kami akan mengambil posisi proyek di sekitar kampus Universitas Muhammadiyah Surakarta. Karena lingkungan kampus yang memungkinkan ramai, sehingga banyak para konsumen atau pelanggan yang bersinggah di warung kami.

  1. B.     TUJUAN

 

Tujuan dari pelaksanaan Usaha Dagang “Mie Bebek”  ini  adalah untuk:

  1. Memperoleh profit.
  2. Memenuhi kebutuhan mahasiswa dan masyarakat sekitar kampus.
  3. Membantu orang-orang disekitar kita dengan cara menyerap banyak tenaga selain mendapatkan laba dari usaha yang di rintis melalui usaha ini.

BAB II

PROFIL USAHA

 

Saat ini kami mempunyai usaha bernama Warung Mie Bebek, berdiri tanggal 7 Mei 2012. Mie Bebek adalah salah satu makanan pengganti yang menyerupai mie ayam atau mie pangsit, dengan rasa yang sama, hanya terdapat perbedaan pada daging, yaitu menggunakan daging bebek. Mie bebek mungkin sangat jarang ditemukan dalam lingkungan kuliner, bahkan belum ada.

Hal yang menonjol dari usaha kami adalah Mie kami dibuat sendiri dengan resep istimewa yang tidak menggunakan pengawet dan bahan kimia serta di jamin halal dan bergizi. Pemilik warung mie bebek menetapkan jam buka pukul 10.00 sampai dengan pukul 17.00 WIB.  Warung ini hanya terdapat di satu tempat, yaitu yang beralamatkan di Jl. A. Yani Tromol Pos 1, Pabelan, Kartasura, Surakarta 57162.  Tempat tersebut sangat strategis berada di daerah sekitar kampus Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Pemilik membuka usaha ini selain mendapatkan keuntungan, ingin mengembangkan dalam bidang kuliner. Pemilik melakukan kerja sama dengan rekan kuliah bernama Amiruddin dan Tri Arvinta Septyanawati sebagai investor. Dalam kerja sama tersebut akan menggunakan sistem bagi hasil dengan prosentase 40 % untuk investor dan 60 % untuk pengelola usaha. Nama pemilik usaha dagang “Warung Mie Bebek” bernama Linda Prihastuti Harjaningrum, sebagai pengelola usaha. Alamat rumah Jalan Let. Jend Sutoyo no. 34 Bibis Luhur, RT. 02, RW. 21, Nusukan, Banjarsari, Surakarta.

Adapun Struktur Organisasi usaha “Warung Mie Bebek”, sebagai berikut :

Ketua              : Linda Prihastuti Harjaningrum

Bendahara       : Amiruddin

Sekretaris        : Tri Arvinta Septyanawati

BAB III

PEMASARAN

 

  1. A.    Produk yang dihasilkan

Jenis produk yang dihasilkan dari usaha dagang ini adalah makanan pengganti, yaitu mie bebek. Dengan nama yang unik, mahasiswa dan orang-orang lingkungan sekitar kampus pasti akan tertarik untuk bersinggah dan dapat menyantap serta menikmati hidangan dari kami dengan cita rasa yang istimewa.

 

  1. B.     Strategi Pemasaran

Dari hasil survei yang kami lakukan didaerah sekitar Universitas Muhammadiyah Surakarta belum ada jenis usaha dagang warung mie bebek, sehingga usaha ini mempunyai peluang atau prospek yang cukup bagus. Sasaran usaha dagang ini pada masyarakat di daerah sekitar atau di luar Universitas Muhammadiyah Surakarta dan kalangan mahasiswa/ anak muda diluar UMS.

Dalam mengenalkan produk makanan ini pada konsumen, kami akan mempromosikan dari konsumen atau pelanggan yang sudah bersinggah ke warung kami ke pelanggan lain, atau dengan cara dari mulut ke mulut. Dari sistem pelayanan, kami akan melayani pelanggan dengan sopan, ramah. Hal tersebut sangatlah penting, karena untuk mengambil hati para pelanggan, sehingga para pelanggan merasa puas dan merasa tercukupi.

  1. C.    Strategi Harga

Kami menetapkan strategi harga memerah pasar dengan menetapkan harag awal yang tinggi untuk meraup lapisan demi lapisan pendapatan dari pasar. Kami berani melakukan itu karena produk mie bebek termasuk golongan produk ang baru yang belum ada di pasaran dengan asumsi  calon konsumen akan mau mencoba produk tersebut

  1. D.      Strategi Promosi

Dari segi promosi, kami tidak menggunakan alat sejenis brosur ataupun spanduk. Kami hanya menggunakan komunikasi dari pelanggan satu ke pelanggan lain, yaitu dari mulut ke mulut.

  1. E.     Strategi Penjualan

Sebagai usaha kecil dibidang makanan, kami akan memperkerjakan seorang pekerja yang khusus menangani transaksi penjualan. Dibutuhkan pekerja yang memiliki keahlian dalam memasak. Dan memiliki sikap yang sopan, cekatan, disiplin, selalu menjaga kebersihan, jujur dan tidak lupa keramahan dalam melayani konsumen.

Setiap kegiatan memulai usaha harus mengukur kemampuan kami terhadap lingkungan atau pesaing, yaitu dengan analisis SWOT :

  1. Kekuatan produk
    1. Menjual makanan untuk semua kalangan masyarakat
    2. Bahan makanan yang terjamin halal dan bergizi
    3. Harga terjangkau
  2. Kelemahan produk
    1. Manajemen sederhana
    2. Tidak dapat bertahan lama
    3. Jenis makanan mudah ditiru
  3. Peluang
    1. Pangsa pasar yang lebih luas
    2. Tempat strategis
    3. Pesaing relatif masih sedikit
    4. Fasilitas yang memadai
  4. Ancaman Usaha

Adanya pesaing yang menjual produk yang sama dengan harga yang lebih murah.

  1. F.     Rencana Strategi Pemasaran

Di awal pembukaan usaha dagang warung  ini, kami menerapkan strategi pemasaran dengan harga promosi di bawah harga sebenarnya. Dengan adanya diskon sebesar 25% untuk pembelian di warung mie bebek semua rasa kecuali. Strategi ini dilakukan untuk menarik minat konsumen agar membeli produk yang kita tawarkan dengan harga yang relatif murah.

BAB IV

PRODUKSI

 

  1. A.    Bahan Baku

Adapun bahan baku yang diperlukan dalam proses pembuatan mie bebek ini pada umumnya membutuhkan dana. Untuk pembelian bahan baku sangat mudah didapat, karena bahan -bahan tersebut setiap harinya akan dibutuhkan para Ibu rumah tangga untuk memasak. Untuk membuat mie bebek diperlukan bahan baku seperti mie telur basah, minyak sayur, bawang putih, daging bebek, saus tiram, kecap asin, kecap manis, merica bubuk,  garam, air. Serta bahan pelengkap seperti air kaldu ayam, bawang merah goreng, daun bawang dan sawi hijau.

Kebutuhan sarana dan fasilitas dalam proses pembuatan produk sangatlah penting. Dalam hal ini ada beberapa fasilitas yang dibutuhkan dalam proses pembuatan seperti kompor gas, panci besar,  alat pembuat mie, alat penyaring mie.

 

  1. B.     Proses Produksi

Untuk dapat membuat mie bebek, ada beberapa langkah yang harus dilakukan :

  1. Didihkan air secukupnya, kemudian rebus mie sampai mengapung.
  1. Angkat mie dan tiriskan. Bagi mie menjadi 5 bagian, kemudian sisihkan.
  2. Tumis bawang putih sampai harum. Masukkan daging bebek yang sudah di potong kecil-kecil, aduk sampai daging bebek matang.
  3. Tambahkan bumbu-bumbu dan air, kemudian masak sampai mendidih dan air tinggal sedikit.

Cara penyajian mie ayam:

  1. Siapkan mangkuk, kemudian isi dengan sedikit minyak dan kecap asin.
    1. C.    Rencana Pengembangan Produksi
    2. Konsep Produksi
  1. Masukkan mie, aduk rata dengan minyak dan kecap asin.
  2. Taburi atasnya dengan sawi, potongan daging bebek, bawang goreng dan irisan daun bawang.
  3. Sajikan dengan kuah kaldu terpisah pada mangkuk lain atau bisa juga menyiram mie dengan kuah kaldu sebelum disajikan.

Konsep produk yang kita tawarkan sebenarnya  tidak jauh berbeda dari konsep yang telah ditawarkan oleh mereka yang membuka usaha dagang bakso dan warung mie ayam.

Dengan rasa dan bahan dasar yang sama, yang hanya membedakan kami menggunakan daging bebek dan terkesan menarik apabila kami adalah produk yang pantas untuk bersaing dengan makanan kuliner lainnya.

  1. Pengembangan Produk

Pengembangan dalam produk makanan pengganti ini harus lebih di perhatikan dan di pantau, karena mempengaruhi tingkat konsumen atau pelanggan yang membeli di warung mie bebek ini. Yang terpenting dan dapat dikembangkan adalah cita rasa yang istimewa, dan cara penyajian, sehingga para pelanggan merasa puas.

  1. Uji Produk

Setelah kita mampu membuat makanan mie bebek ini, maka makanan ini perlu diuji coba kepara calon pelanggan untuk mengetahui kekurangannya dalam cita rasa. Uji Coba ini meliputi taste pada rasa, serta yang terpenting adalah Higienisnya.  Dengan demikian kita dapat mengukur kira-kira makanan apa seperti apa yang mereka inginkan.

  1. Persiapan Produk

Setelah kita mengetahui keinginan konsumen seperti apa, maka tahap selanjutnya adalah persiapan produksi. Persiapan Produksi akan meliputi beberapa Aspek, yang paling utama adalah persiapan Sumber Daya Manusia, Bahan Baku utama, Bahan baku tambahan, Alat Pengolah, Tempat Produksi, serta yang tak kalah penting adalah Sumber Pendanaan.

Sumber daya yang kami punya adalah sumber daya handal, mempunyai kapasitas dan kreativitas dan penguasaan bidang yang baik. Mampu bekerja secara kolektif untuk menghasilkan karya yang luar biasa. Semuanya mampu dan bisa dalam proses pembuatan makanan ini.

Ketersediaan bahan baku yang paling utama adalah mie telur basah, minyak sayur, bawang putih, daging bebek, saus tiram, kecap asin, kecap manis, merica bubuk,  garam, air. Serta bahan pelengkap seperti air kaldu ayam, bawang merah goreng, daun bawang dan sawi hijau.

Yang tak kalah penting adalah sumber pendanaan dari usaha dagang warung mie bebek ini, sumber dana tersebut dapat diperoleh dari Bank milik negara yaitu BRI dan simpanan pribadi.

  1. D.    Sumber Daya Manusia

Sumber daya yang kami punya adalah sumber daya handal, mempunyai kapasitas dan kreativitas dan penguasaan bidang yang baik. Mampu bekerja secara kolektif untuk menghasilkan karya yang luar biasa. Semuanya mampu dan bisa dalam proses pembuatan makanan ini.

Di usaha dagang Warung Mie Bebek ini milik sendiri sumber daya manusia menggunakan tenaga kerja pribadi yang bertanggung jawab terhadap rasa dan mutu makanan, resep di dapat dari orang yang telah berpengalaman dalam bidang makanan ini. Mutu dan kualitas makanan secara rutin diawasi sehingga makanan yang dijual adalah makanan yang benar-benar layak untuk dikonsumsi bebas dari pengawet & bahan kimia yang membahayakan kesehatan.

BAB V

ANALISIS INVESTASI USAH

UNTUK ANALISIS INVESTASI USAHAN  KLIK SINI

FAKULTAS EKONOMI / MANAJEMEN

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA

2012

4 comments on “proposal usaha dagang “mie bebek”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s